Minyak Balur Untuk Bayi Pilek, Solusi Praktis Untuk Buah Hati

Minyak balur untuk bayi pilek benar-benar menjadi produk andalan bagi para Ibu, terutama dalam cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Apalagi dua tahun belakangan ini dunia diserang virus SAR-Cov2 atau populer dengan Covid, yang menyerang salah satunya ke saluran pernapasan. 

Setelah wabah Covid mereda, kini muncul berbagai simtom batuk pilek yang menyerang anak-anak. Tapi Bunda tidak perlu panik jika bayi kesayangan terserang pilek. Jangan buru-buru memberikannya obat atau antibiotik. Pilek disebabkan oleh virus, jadi bisa sembuh sendiri sejalan dengan sistem imunnya yang membaik.

Jadi, menjaga imun adalah kuncinya. Kira-kira apa saja yang bisa Bunda lakukan? Yuk, simak artikel berikut.

Berjemur 

Sinar matahari pagi memiliki berbagai enzim yang bermanfaat untuk tubuh, serta efektif meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Menjadikan berjemur sebagai rutinitas harian, juga mempererat bonding antara Bunda dan buah hati. Lakukan antara pukul 7 sampai 9, karena banyak mengandung vitamin D yang bermanfaat untuk memperkuat tulang-tulangnya. Bagaimana dengan durasinya? Tidak perlu lama-lama, ya Bunda. Cukup 10-15 menit sampai tubuhnya hangat. Sedangkan bagi bayi yang baru lahir, Bunda cukup menjemurnya sekitar 5 menit.  

Rutin Memijat

Mencegah tetap lebih baik daripada mengobati, bukan? Jadi, ada baiknya Bunda tetap melakukan upaya preventif agar virus flu tidak menghampiri. Misalnya dengan rutin memijat di area dada, perut, telapak kaki, dan punggung. Meskipun tidak langsung membuka saluran nafas maupun memecah sekresi lendir, tapi efek pijatan, apalagi disertai minyak balur untuk bayi pilek, dapat merangsang otak untuk melancarkan jalan pernapasan dan meredakan batuk. Bunda bisa melakukannya setelah mandi pagi dan sore hari. Efek rileks setelah mandi dan dipijat, tentu membuat tidurnya lebih berkualitas. 

Minyak Esensial atau Minyak Balur Untuk Bayi Pilek

Ada banyak sekali minyak balur untuk bayi pilek yang beredar di pasaran, baik produksi dalam negeri maupun impor. Untuk amannya, pilih produk yang tidak mengandung bahan kimiawi sintetik, karena membahayakan organ tubuh jika terserap kulit atau terhirup bayi. 

Bunda bisa pilih minyak esensial yang aman untuk bayi, misalnya minyak esensial Eucalyptus, Chamomile, Peppermint, atau Lavender. Eucalyptus atau kayu putih mengandung zat yang mampu melonggarkan hidung yang tersumbat, sedangkan minyak Chamomile bisa membantu merileksasi tubuh sehingga adik bayi tidak rewel dan jauh lebih tenang. Tapi ingat, jangan langsung diteteskan ke kulit bayi, ya Bunda, karena bisa mengiritasi kulitnya yang sensitif. Campurkan dahulu dengan VCO, baby oil, atau air. 

Manfaatkan Bawang 

Bunda mungkin sudah tahu, kalau bawang, baik bawang putih maupun bawang merah, adalah salah satu antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk melawan radikal bebas, yang bisa dimanfaatkan untuk minyak balur untuk bayi pilek. Khasiatnya ampuh untuk meredakan gejala flu atau pilek seperti batuk berdahak, demam, atau hidung tersumbat. 

Caranya, parut 1-2 siung bawang putih dan campurkan dengan 1-2 sendok minyak zaitun murni atau baby oil. Balurkan tipis-tipis di area dada, perut, punggung, dan ubun-ubun bayi. Jangan terlalu banyak, agar kulitnya tidak kepanasan atau iritasi. Bunda juga bisa memanfaatkan zat antibakteri dan antivirus yang terkandung terutama di bawang merah. Dengan mengiris 1-2 siung bawang merah menjadi beberapa potong, lalu letakkan di dekat si kecil. Bawang merah efektif menyerap racun-racun yang ada di udara, sehingga memberi lingkungan yang sehat untuk bayi.

Demikian sekilas cara untuk mengatasi pilek pada bayi. Semoga bermanfaat, ya Bunda. 

Terus baca artikel kami di calmy.id untuk mendapatkan pengetahuan seputar kesehatan bayi dan anak-anak.

minyak balur untuk bayi pilek